rss

Sunday, November 8, 2009

Pneumonia Pembunuh Utama Balita

Sibuk mengatasi sebaran penyakit HIV/AIDS, tuberkulosis, dan influenza A H1N1 membuat dunia lengah. Perlahan tapi pasti, pneumonia (radang paru-paru akut) terus menancapkan hegemoninya sebagai perenggut nyawa anak-anak manusia.

Menurut UNICEF dan lembaga kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), pneumonia merupakan pembunuh anak nomor satu yang telah dilupakan. Padahal, penyakit yang menyerang organ paru manusia ini menyebabkan kematian lebih tinggi dibandingkan total kematian akibat AIDS, malaria, dan campak.

Dari sembilan juta kematian pada anak di bawah usia lima tahun (balita) per tahunnya di dunia, lebih dari dua juta diantaranya meregang nyawa lantaran pneumonia. Ini berarti 1 dari 5 balita yang meninggal, secara global diakibatkan bakteri atau virus pneumonia.

Menurut Menteri Kesehatan Endang R. Sedyaningsih, di Indonesia, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Rinkesdas) tahun 2007, angka kesakitan (morbiditas) pneumonia dan Kematian bayi karena pneumonia (mortalitas) masih lumayan tinggi, yaitu mencapai 2,2% dan 23,8% dari bayi yang ada. Sedangkan tingkat morbiditas dan mortalitas pneumonia pada balita di Tanah Air mencapai rata-rata 3% dan 15,5%.

Pneumonia sendiri sejatinya merupakan bagian atau tahap lanjut yang lebih parah dari penyakit inspeksi saluran pernapasan (ISPA). Diperkirakan setiap tahun, lebih dari 95% kasus pneumonia baru terjadi di negara berkembang. WHO melaporkan, lebih dari 50% kasus pneumonia berada di Asia Tenggara dan Sub-Sahara Afrika. Dilaporkan, tiga perempat kasus pneumonia pada balita berada di 15 negara. Sialnya, Indonesia termasuk dalam himpunan 15 negara itu dan menududuki tempat ke-6 dengan jumlah enam juta kasus. (Tlc/OL-04)

Sumber : Media Indonesia Online - Selasa, 03 November 2009 09:52 Penulis : Cornelius Eko Susanto

READ MORE - Pneumonia Pembunuh Utama Balita

Minum Sedikit Dapat Mengundang Penyakit

Beruntunglah mereka yang tinggal di dataran tinggi. Penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) 2009 menemukan orang yang hidup di dataran rendah lebih rentan terkena dehidrasi. Adapun pola kebiasaan minum orang gunung dinilai lebih baik. Mereka kaya makan makanan yang mengandung air terselubung, seperti soto, bakso, sayur, dan buah.

Studi ini merupakan kerja sama tiga perguruan tinggi, yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Surabaya, dan Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian dilakukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Sampelnya remaja berusia 15-18 tahun dan dewasa 25-55 tahun sebanyak 1.200 jiwa pada Agustus 2008 dan 2009.

Menurut pemimpin studi, Profesor Hardinsyah, di dataran tinggi seperti Lembang (Bandung) dan Malang (Jawa Timur), akses air bersih mudah didapat. Sedangkan di kota Jakarta, Surabaya, dan Makassar, air bersih sudah langka karena banyak terkontaminasi air laut. Akhirnya mereka terpaksa beli air mineral. "Jadi pola kebiasaan minum orang dataran rendah tidak baik," kata Hardinsyah dalam diskusi "Waspadai Efek Dehidrasi terhadap Kesehatan" di Jakarta, pekan lalu.

Pola kebiasaan minum tidak baik ini ditambah dengan gaya hidup orang kantoran di dataran rendah yang gemar ruangan ber-AC. Ruangan AC dengan suhu dingin dan udara keringnya membuat pusat rasa haus dalam otak tidak bekerja. Padahal suhu demikian membuat orang kerap bolak-balik buang air kecil. "Sehingga terjadi dehidrasi," tutur Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB ini.

Dehidrasi terjadi akibat pemasukan dan pengeluaran cairan tidak seimbang. Misalnya, penurunan cairan tubuh sebanyak 1-2 persen dari berat badan. Persentase ini sudah masuk kategori dehidrasi ringan. Artinya, dengan berat badan 60 kilogram, kekurangan 0,6 liter air dari standar kebutuhan air sekitar 1,8-3 liter per hari dapat menyebabkan dehidrasi.

Penelitian ini memang menemukan fakta bahwa 46,1 persen dari remaja dan dewasa yang diteliti mengalami dehidrasi ringan. Penyebab utamanya adalah rendahnya pengetahuan subyek tentang fungsi air bagi tubuh dan manfaat air minum bagi kesehatan secara umum.

Sebetulnya sepertiga konsumsi air tubuh manusia menurut para ahli diperoleh dari makanan (air terselubung). Karena itu, makanan salad atau yang berkuah, ditambah buah dan sayur, bisa membantu seseorang terhindar dari dehidrasi. "Masalahnya orang Indonesia itu 'Madona' alias manusia doyan nasi. Padahal sedikit sekali air terselubung dalam karbohidrat seperti nasi," kata Hardinsyah.

Pada kasus lain, ada sebagian kecil wanita muda yang khawatir gemuk jika banyak minum air. Menurut mereka, khususnya air dingin, bisa membuat badan semakin lebar. Hal ini dibantah ahli ginjal dan hipertensi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dr Parlindungan Siregar SpPD.

Menurut Parlindungan, dengan minum air dingin, suhu tubuh akan menyesuaikan. Tubuh akan berubah hangat sehingga kalori menjadi keluar. "Kalau kalori keluar dari tubuh, seharusnya membuat tambah kurus, tidak logis kalau tambah gemuk," kata Parlindungan dalam kesempatan sama.

Hardinsyah menyarankan minum itu kalau bisa setiap setengah jam sekali. "Jangan malas minum," kata profesor kelahiran Pekanbaru ini. Sebab, ada kasus di sekolah-sekolah di Jakarta Utara yang para siswanya malas minum karena takut kencing di toilet yang jelek. Padahal menahan kencing dan kurang minum bisa menyebabkan infeksi saluran kemih.

"Bahkan kurang minum bisa menyebabkan timbulnya batu di saluran kemih," Parlindungan menjelaskan lebih lanjut, minum air yang cukup dan tidak menahan kencing merupakan cara efektif terhindar infeksi saluran kemih. Ia menuturkan, asupan air minum dengan sasaran volume urine 2 liter dapat mencegah kekambuhan batu saluran kemih, terutama yang paling berisiko penyakit ini adalah wanita menopause.

Namun, ia mengingatkan, orang usia lanjut sebaiknya minum air tidak lebih dari 1,5 liter per hari. Kelebihan konsumsi air bisa membuat pembengkakan karena reabsorpsi air berjalan lambat dalam tubuh mereka.

Penyebab Dehidrasi
1. Kurang minum
2. Keringat berlebihan
3. Suhu atau iklim
4. Perdarahan
5. Gangguan penyakit--menyebabkan banyak kencing

Penyebab tidak langsung:
1. Pengetahuan air minum
2. Akses pada air minum
3. Lingkungan (fisik dan sosial)

Gejala Dehidrasi
1. Haus, mulut dan tenggorokan kering
2. Suhu tubuh meningkat
3. Sakit kepala dan lemas
4. Denyut nadi cepat
5. Air kencing pekat dan sedikit

READ MORE - Minum Sedikit Dapat Mengundang Penyakit

Tuesday, November 3, 2009

Pengaruh Musik Terhadap Anak

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony, demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh. Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan head banger, suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony, ujar Ev. Andreas Christanday.

Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia.

Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi.


SUMBER: http://www.iqeq.web.id/anak/anak02.shtml
READ MORE - Pengaruh Musik Terhadap Anak

Thursday, September 10, 2009

Cerdas dalam Memilih Air Minum Kemasan

Anda masih ingat dengan pemberitaan air minum dalam kemasan beberapa waktu lalu? Seorang anak laki-laki di daerah Sukabumi, Jawa Barat, langsung mual-mual setelah meminum salah satu produk air minum dalam kemasan dari salah satu produsen ternama di negeri ini. Bahkan bukan hanya anak itu saja, melainkan orang lain di sekitarnya pun merasakan hal yang sama. Pada intinya kami bukan mengajak Anda untuk melihat betapa sedihnya keluarga yang mengalami keracunan tersebut. Tapi lebih kepada keinginan untuk menyadarkan Anda bahwa betapa sedihnya jika kita masih harus disusahkan dengan persoalan kebutuhan hidup yang sangat mendasar ini.

Air sebagai kebutuhan sudah digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu. Disebut-sebut peradaban Mesopotamia yang menjadi awal perabadan dimana air menjadi kebutuhan dasar manusia. Terbukti letaknya yang berada di antara sungai Trigis dan Euphrats kala itu. Sampai sekarang manusia sangat tergantung dengan anugrah Tuhan yang satu ini dan belum diketahui akankah ada pengganti air dimasa depan.

Sifat air yang mudah melarutkan, membuat air mempunyai kandungan atau komposisi yang beragam. Tak jarang justru komposisi tersebut membuat kualitas air menjadi sangat buruk. Hal ini yang dilirik para pengusaha untuk membuat perusahaan untuk membuat perusahaan yang bergerak dibidang air bersih terutama air bersih layak konsumsi. Saat ini lebih popular dengan istilah air minum dalam kemasan. Semakin ke sini perusahaan air minum semakin menjamur. Meski sudah ada standar untuk kualitas air minum, tapi apakah sudah menjamin produk yang dihasilkan aman bagi Anda? Jika ya, mengapa masih saja ada kasus keracunan akibat air minum dalam kemasan. Itu artinya air minum dalam kemasan yang beredar di pasaran saat ini, tidak semuanya memiliki kualitas baik dan layak minum. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda bersikap hati-hati atau waspada jika ingin mengonsumsi air minum dalam kemasan. Jadi, apa yang harus Anda lakukan?

Berikut beberapa tips yang mungkin berguna untuk Anda saat membeli produk air minum dalam kemasan, antara lain:

Memilih Distributor

Penyebaran produk air minum dalam kemasan biasanya dilakukan oleh produsen melalui distributor atau yang biasa disebut agen. Jalur penyebaran produk dengan melibatkan banyak pihak seperti ini kerap memunculkan beberapa tindak kecurangan dari orang-orang yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, untuk menghindari kecurangan, kenali agen yang menjual produk tersebut. Pastikan Anda tidak menemui kecurangan yang dilakukan oleh agen, misalnya mengurangi isi, menambahkan isi, atau bahkan mengganti isinya. Kalau perlu tanyalah pada agen Anda siapakah suplier dari agen tersebut. Jelas atau tidak? Apakah supliernya tetap atau gonta-ganti?

Penampilan Fisik


Sebelum membeli, cobalah perhatikan dengan seksama penampilan fisik air minum dalam kemasan tersebut. Kualitas air yang baik adalah tidak berwarna. Kemudian tidak ada benda asing di dalamnya. Yang tak kalah penting, perhatikan apakah ada lendir dalam air minum tersebut. Lendir dinilai penting karena dengan adanya lendir mengindikasikan air tersebut telah tercemar.

Label Jelas


Produk air minum dalam kemasan yang baik selalu disertai dengan label yang jelas. Biasanya produsen akan mencantumkan unsur-unsur yang terkandung dalam air. Contohnya pH air, kandungan mineral serta unsur-unsur lainnya. Air minum dalam kemasan yang baik juga akan mencantumkan alamat produsen, depot isi ulang, proses yang dipakai untuk sterilisasi, serta petunjuk penyimpanan.

Segel Tidak Rusak


Selain label, pastikan juga segel dalam kondisi yang masih utuh. Biasanya segel diletakkan pada paling luar pada bagian tutupnya. Perhatikan tulisan yang terletak pada segel. Ini sangat variatif pada setiap produsen air minum dalam kemasan. Tapi biasanya pada segel akan tertera tanggal produksi, nama perusahaan, standar SNI, sertifikasi Badan POM, dan tanda untuk membuka segel.

Bebas Pengawet

Akan lebih baik lagi jika air minum dalam kemasan yang Anda konsumsi tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, dan gula buatan. Sehingga selain dapat menghilangkan dahaga, produk tersebut juga baik untuk kesehatan tentunya.

Sumber: Okezone

READ MORE - Cerdas dalam Memilih Air Minum Kemasan

Friday, July 31, 2009

Tips Mensiasati Anak Kurang Nafsu Makan

Kita memang sering dibikin pusing jika si buah hati sulit untuk disuruh makan. Apalagi kalau si anak punya aktifitas yang sangat tinggi. Banyak cara yang mungkin sudah dilakukan sang ibu, mulai dari membuat masakan yang disukai sang anak, sampai membuat makanan sehari- hari dengan banyak variasi. Tapi sang anak tetap lebih mementingkan bermain.

Kurangnya nafsu makan anak lebih sering disebabkan karena terlalu banyak jajan di luar. Banyak para orang tua memberikan uang saku lebih dengan harapan mereka di luar bisa membeli makanan/jajan, karena di rumah mereka tidak mau makan. Mungkin itu bisa dimengerti namun hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah si anak, tapi justru dapat memperparah.

Ada beberapa tips yang mungkin bisa dicoba bagi para ibu2 yang buah hatinya mempunyai masalah dengan nafsu makannya.

Pertama, jika si anak sulit untuk disuruh makan karena mereka lebih sering bermain di luar rumah, maka solusinya adalah dengan memberikan mereka camilan dari rumah. Usahakan camilan yang akan diberikan adalah camilan yang menyehatkan, seperti; tempe goreng, roti, dll. Dengan memberikan camilan dari rumah, mereka tetap bisa makan makanan bergizi tanpa harus mengurangi jadwal bermain mereka. Usahakan camilannya bervariasi untuk menghidari kebosanan. Tidak perlu makanan mahal, murah meriah tapi sehat.

Kedua, berikan anak makanan atau minuman yang berkalori tinggi untuk mengimbangi aktifitas mereka yang super sibuk. Salah satunya susu. Susu punya nilai kalori yang cukup tinggi. Berikan susu saat mereka mau berangkat sekolah, atau berangkat bermain. Setidaknya walaupun mereka tidak mau makan tapi masih tetap berenergi.

Ketiga, jika ada uang lebih tidak ada salahnya memberikan si anak suplement penambah nafsu makan yang berupa sirup manis atau tablet hisap. Dengan memberikan suplement penambah nafsu makan diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kurang nafsu makan sang anak.

Mudah-mudahan tips diatas dapat membantu para ibu-ibu yang punya buah hati yang kurang nafsu makannya. Namun, perlu diingat gemuk bukan berarti sehat. Terlalu gemuk tidak baik untuk kesehatan dan perkembangannya nanti, tapi terlalu kurus juga tidak baik. Jadi lebih baik pilih jalan tengahnya.

Sumber : www.dechacare.com
READ MORE - Tips Mensiasati Anak Kurang Nafsu Makan

Tuesday, July 14, 2009

Agar Asam Urat Tak Kambuh

Meski tak terlalu membahayakan, misalnya dibandingkan dengan penyakit jantung, kanker, dan diabetes, seseorang yang menderita asam urat (hiperuricemia) pasti kerap mengeluh. Gejala yang dialami penderita ini bervariasi, mulai dari sering mengalami kesemutan, linu, nyeri (terutama malam atau pagi hari setelah bangun tidur), dan sebagainya.

Apabila kondisinya parah, penderita akan mengalami bengkak pada sendi-sendi yang terkena asam urat. Bagian tersebut memerah, terasa panas, dan nyeri sekali pada malam dan pagi hari.

Dahulu, penderita asam urat biasanya orang-orang yang sudah memasuki usia senja. Kini, seiring dengan perubahan ritme hidup dan pola makan, banyak anak muda yang mengalami gangguan serupa.

Gangguan ini disebabkan oleh meningkatnya kadar asam urat dalam darah secara tak wajar (abnormal). Dalam keadaan wajar, kadar asam urat dalam darah untuk pria dewasa sekitar 3,5 - 7,2 mg/dl. Sedangkan untuk wanita sekitar 2,6 - 6,0 mg/dl. Tetapi pada orang tua, angka kondisi normal sedikit lebih tinggi.

Metabolisme Purin

Sebenarnya, bagaimana asal mula gangguan ini muncul? Setiap manusia pasti mengandung asam urat dalam darahnya. Asam urat merupakan sisa-sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi seseorang. Ia juga dapat berasal dari hasil samping pemecahan sel-sel dalam darah.

Pada tubuh manusia sehat, asam urat akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin. Tetapi kalau ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat, maka kadarnya di dalam darah akan meningkat. Asam urat yang berlebih akan terkumpul pada persendian, sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.

Telah dijelaskan, salah satu biang asam urat meningkat adalah sisa-sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Setiap makhluk hidup, termasuk tumbuhan dan hewan, pasti mengandung purin. Demikian juga manusia.

Ketika manusia mengkonsumsi pangan nabati maupun pangan hewani, maka zat tersebut akan berpindah ke tubuh manusia. Dengan demikian, kadar purin dalam tubuh makin bertambah. Apalagi purin juga dapat berasal dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal, atau akibat penyakit-penyakit tertentu.

Kontrol Makanan

Dalam konstelasi medis, penderita asam urat harus rutin berkunjung ke dokter atau rumah sakit terdekat. Dokter akan memberi terapi obat hingga kadar asam uratnya kembali normal. Selanjutnya, dokter akan memberi nasihat yang bisa dijalankan sendiri oleh pasien di rumah.

Nasihat ini terutama terkait dengan kontrol makanan dan minuman eks penderita. Meskipun telah sembuh melalui terapi medis, pada tubuh orang tersebut tetap memiliki potensi penumpukan asam urat. Itu sebabnya, kontrol makanan dan minuman amat penting untuk menghambat potensi kekambuhan.

Pertama, selalu mengontrol makanan yang dikonsumsinya. Usahakan agar pasien menghindari makanan yang banyak mengandung purin. Makanan dari ternak (sapi, daging, ayam) yang banyak mengandung purin antara lain jeroan, hati, limpa, ginjal, babat, usus, paru, otak, serta hasil olahan seperti kornet.

Daging, telur, kaldu, atau kuah daging yang kental juga menjadi pantangan bagi penderita asam urat. Beberapa hasil laut juga memiliki kadar purin cukup tinggi, antara lain udang, kerang, cumi, kepiting, termasuk hasil olahan seperti sarden.

Sedangkan pangan nabati yang perlu dihindari adalah jenis kacang-kacangan seperti kedelai (termasuk hasil olahannya seperti susu kedelai, tempe, tauco, oncom), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, dan emping.

Kemudian beberapa jenis sayuran, terutama daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis. Buah durian, alpukat, nanas, dan air kelapa juga tak boleh dikonsumsi dulu.

Kedua, dianjurkan banyak minum air putih. Terapi ini bisa membantu membuang purin yang ada di dalam tubuh. Minuman beralkohol seperti bir, wiski, anggur, tuak, dan air tape sebaiknya dihindari, kalau tak ingin asam uratnya kembali meningkat.

Sumber: SuaraMerdeka
READ MORE - Agar Asam Urat Tak Kambuh